Monitoring Perlindungan Kehati Area Konservasi Fuel Terminal Sanggaran 2024

Program Konservasi Fuel Terminal Sanggaran

Monitoring Kehati Flora

Keanekaragaman hayati flora merupakan salah satu elemen kunci dalam ekosistem suatu kawasan. Keberadaan flora dan vegetasi di habitat berfungsi secara dasar sebagai produsen utama oksigen dan metabolit lainnya, serta memiliki fungsi pendukung lain seperti keindahan, arsitektur, sosial budaya, dan ekonomi. Fungsi-fungsi ini mendukung peran penting flora dalam mengoptimalkan lingkungan (Kusmana, 2015).

Hasil pengamatan keanekaragaman flora di Area Konservasi Kehati Kantor Fuel Terminal Sanggaran mencatat 633 individu dari 74 spesies (Tabel 3.1). Jenis flora yang dominan di area ini adalah Jepun Jepang (Adenium obesum). Keanekaragaman flora sering dipresentasikan melalui indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’), yang dalam kasus ini mencapai nilai 3,852. Nilai ini termasuk dalam kategori keanekaragaman tinggi, yang menunjukkan bahwa ekosistem di Area Konservasi Kehati Kantor Fuel Terminal Sanggaran berada dalam kondisi yang prima atau stabil.

NoNama IlmiahNama lokalStatus PerlindunganJumlah Individu
IUCNCITES
1Adenium obesuJepun JepangLCAppendix II44
2Adonidia merrilliPalem Putri--1
3Aegle marmelosMajaLC-2
4Aglaonema spSri Rejeki--12
5Ananas comosusNanas--26
6Annona squamosaSrikaya--11
7Antidesma reticulataBuni--1
8Artocarpus heterophyllusNangkaLC-5
9Averrhoa carambolaBelimbingLC-4
10BougenvilleaKembang kertas--36
11Brassica rapa LPakcoy--30
12Caladium bicolorKeladi Merah--2
13Capsicum annum LCabai Merah--10
14Capsicum frutescensCabai Rawit--20
15Carica papayaPepaya--12
16Casuarina equisetifoliaCemara UdangLC-3
17Chlorophytum comosumLili Paris--2
18Citrus aurantifoliaJeruk Nipis--3
19Citrus maximaJeruk Bali--3
20Cocos nuciferaKelapa--5
21Codiaeum variegatumPuring--18
22Colocasia esculentaTalas--10
23Cordyline australisPandan--3
24Cordyline fruticosaHanjuang--8
25Cupressus sempervirensCemara PensilLC-3
26Curcuma longa LinnKunyit--29
27CycasPakisVulnerable-1
28Cymbopogon citratusSerai--16
29Dimocarpus longanKelengkeng--21
30Dracaena fragransSri Gading--7
31Dracaena marginata vartricolorManggar--1
32Euphorbia sparsifloraEuphorbia--6
33Garcinia mangostanaManggis--1
34Helicona RostrataPisang- pisangan--19
35Ixora coccineaSoka Merah--9
36Ixora SpSoka Kuning--7
37Jacobaea maritimaPutri Salju--2
38Jasminum sambacMelati Putih--4
39Jatropha multifidaJarak--2
40Lantana camaraTembelekan--9
41Livistona rotundifoliaPalem Kipas--1
42Mangifera indicaMangga Apel--10
43Mangifera indicaMangga Arum Manis--23
44Mangifera indicaMangga Madu--8
45Mangifera lalijiwa (Kosterm)Mangga Lalijiwo--4
46Manihot esculentaKetela--30
47Manilkara kaukiSawo Kecik--9
48Manilkara zapotaSawo bali--7
49Monstera adansoniiKeju Swiss--5
50Monstera deliciosaPisang Cavendish--19
51Morinda citrifoliaMengkudu--4
52Moringa oleiferaKelor--2
53Mundu Garcinia dulcis (Roxb.)Badung--1
54Muntingia calaburaKersen--3
55Musa acuminata × balbisianaPisang Kepok--3
56Persea AmericanaAlpukat MikiLC-4
57Allamanda catharticaAlamanda--6
58Acalypha siamensisTeh-tehan--5
59Plumeria albaKamboja Putih--4
60Plumeria rubraKamboja Merah--6
61Psidium guajavaJambu Biji--2
62Ptychosperma macarthuriiPalem JepangLC-2
63Roystonea regiaPalem RajaLC-3
64Samanea samanTrembesiLC-1
65Sansevieria trifasciataLidah Mertua--5
66Solanum lycopersicumTomat--11
67Solanum melongena LTerong ungu--15
68Swietenia mahagoniMahoniVulnerableAppendix II2
69Syzigium PolyanthumDaun Salam--3
70Terminalia catappaKetapang--5
71Thuja orientalisCemara Kipas--1
72Zingiber Officinale Var Rubrum RhizomaJahe--15
73Ziziphus mauritaniaBidara--3
74Zyzygium aqueum flowersJambu Air--3
Jumlah Individu633
Jumlah Spesies74
Indeks Keanekaragaman3,852

Pengamatan keanekaragaman fauna di Area Konservasi Kehati Kantor Fuel Terminal Sanggaran ditemukan 12 spesies. Terdiri dari 4 kelas, diantaranya mammalia 1 jenis, aves 8 jenis, pisces 1 jenis, dan insekta 2 jenis (Gambar 3.1).

Kelompok fauna yang paling banyak ditemukan di Area Konservasi Kehati Kantor Fuel Terminal Sanggaran adalah kelas Aves (burung), dengan 8 jenis teridentifikasi. Sebaliknya, kelompok yang paling sedikit ditemukan adalah kelas Mammalia dan Pisces, masing-masing dengan hanya 1 jenis. Keberagaman jenis burung yang tinggi di Area Konservasi Kehati Kantor Fuel Terminal Sanggaran disebabkan oleh habitat yang sesuai dengan kebutuhan mereka, seperti adanya pohon, semak, dan sumber air yang menyediakan tempat bersarang serta makanan yang cukup. Kemampuan terbang burung memungkinkan mereka untuk mengeksplorasi area yang lebih luas dan beradaptasi terhadap perubahan lingkungan. Di sisi lain, jumlah mamalia dan ikan lebih sedikit karena keterbatasan habitat dan sumber daya yang sesuai untuk mereka. Daftar jenis hewan yang ditemukan di Area Konservasi Kehati Kantor Fuel Terminal Sanggaran dapat dilihat pada Tabel 3.2

Tabel 3.2 Hasil pengamatan keanekaragaman fauna di Area Konservasi Kehati Kantor FT Sanggaran

NoNama IlmiahNama lokalStatus PerlindunganJumlah Individu
IUCNCITES
Mammalia
1ScandentiaTupaiLC-13
Aves
1Egretta garzettaKuntulLC-25
2CorvusGagakLC-4
3Geopelia Setreata MangeusPerkutut SumbaLC-6
4Geopelia striataPerkututLC-6
5Passer montanusBurung gerejaLC-12
6Prinia polychroaPrenjak CokelatLC-6
7Pycnonotus aurigasterCucak kutilangLC-8
8Pycnonotus goiavierTrucukLC-6
Pisces
1Oreochromis niloticusIkan nilaLC-55
Insecta
1AnisopteraCapung merah--24
2RhopaloceraKupu-kupu--14
Jumlah Individu179
Jumlah Spesies12
Indeks Keanekaragaman2,157

Nilai indeks keanekaragaman hayati Shannon-Wiener (H’) untuk fauna di Area Konservasi Kehati Kantor Fuel Terminal Sanggaran adalah 2,157 (Tabel 3.2). Menurut Krebs (2002), nilai H’ antara 1-3 termasuk dalam kategori keanekaragaman sedang. Ini menunjukkan bahwa keanekaragaman fauna di area tersebut memiliki stabilitas komunitas sedang. Indriyanto (2006) juga menyatakan bahwa selain untuk mengukur keanekaragaman spesies, indeks keanekaragaman dapat digunakan untuk menilai stabilitas komunitas, yaitu kemampuan komunitas untuk mempertahankan kestabilannya meskipun mengalami gangguan pada komponen-komponennya. Semakin tinggi nilai H’, semakin kompleks interaksi antara jenis-jenis dengan lingkungan, yang mengindikasikan kestabilan ekosistem yang lebih baik.

Jenis fauna yang paling banyak ditemukan adalah ikan nila (Oreochromis niloticus), dengan 55 individu teridentifikasi. Ikan nila ini dipelihara di kantor Fuel Terminal Sanggaran, sehingga jumlahnya tinggi. Pemeliharaan ikan nila di lokasi ini memungkinkan kontrol populasi yang lebih baik dan mempermudah pengamatan jumlah individu. Lingkungan yang disediakan juga memenuhi kebutuhan hidup ikan nila, mendukung perkembangan dan perkembangbiakan mereka dengan baik.

Berdasarkan status konservasi menurut IUCN Red List, sebagian besar fauna yang ditemukan di Area Konservasi Kehati Kantor Fuel Terminal Sanggaran, tergolong dalam kategori Least Concern (LC), yang berarti risiko kepunahan mereka relatif rendah. Untuk meningkatkan keragaman spesies dan kualitas habitat, pihak pengelola disarankan untuk mempertimbangkan penambahan pohon bertajuk lebat, seperti pohon beringin atau pohon waru. Meskipun area tersebut sudah memiliki banyak pohon, penambahan pohon bertajuk lebat dapat menyediakan tempat berlindung yang lebih baik dan menarik lebih banyak spesies mamalia ke kawasan konservasi.

Indeks Keanekaragaman Hayati

Tabel 3.3 Nilai Indeks H’ Lima Tahun Terakhir

TahunIndeks H'Jumlah Individu
20203,796391
20213,838501
20223,869608
20233,962739
2024*4,006812

*sampai dengan bulan Juni 2024

Peningkatan indeks keanekaragaman hayati dan jumlah individu di area konservasi kantor FT Sanggaran dari tahun 2023 ke 2024 menunjukkan adanya perbaikan kualitas ekosistem dan keberhasilan program konservasi yang dilakukan. Kenaikan indeks ini, meskipun tidak signifikan, menandakan bahwa komposisi spesies di area tersebut menjadi lebih beragam atau lebih seimbang. Peningkatan ini bisa disebabkan oleh perbaikan kondisi habitat, peningkatan upaya perlindungan terhadap spesies yang ada, atau keberhasilan introduksi spesies baru yang berhasil beradaptasi dengan baik di ekosistem tersebut.

Kenaikan jumlah individu menunjukkan peningkatan populasi spesies yang ada di area konservasi. Hal ini bisa diindikasikan bahwa lingkungan di area tersebut mendukung keberlanjutan hidup bagi lebih banyak spesies, menyediakan cukup sumber daya seperti makanan, tempat berlindung, dan kondisi lingkungan yang stabil. Selain itu, peningkatan ini juga bisa diakibatkan oleh penurunan tekanan terhadap spesies akibat berkurangnya gangguan manusia atau peningkatan dalam manajemen habitat. Secara keseluruhan, data ini mengindikasikan bahwa upaya konservasi yang dilakukan di area konservasi kantor FT Sanggaran berjalan dengan baik, berkontribusi pada peningkatan keanekaragaman hayati dan kesejahteraan populasi spesies di wilayah tersebut.

 Program Vertical Toga

3.2.1 Monitoring Keanekaragaman Hayati Flora

Hasil pengamatan keanekaragaman flora di Area Konservasi Kehati Kantor Fuel Terminal Sanggaran, khususnya dalam program Vertical TOGA, mencatat adanya 50 individu dari 5 spesies tanaman obat keluarga (TOGA). Keanekaragaman flora di area ini diukur menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’), yang menunjukkan nilai sebesar 1,609. Nilai indeks ini mencerminkan tingkat keanekaragaman yang sedang, yang menandakan bahwa meskipun area tersebut memiliki beberapa spesies, distribusi individu di antara spesies tersebut cukup merata. Program Vertical TOGA memainkan peran penting dalam meningkatkan keanekaragaman flora, khususnya spesies tanaman obat keluarga, yang tidak hanya memberikan manfaat ekologi tetapi juga manfaat kesehatan bagi lingkungan sekitar. Keberadaan beragam spesies ini berkontribusi terhadap stabilitas ekosistem dan meningkatkan kapasitas area konservasi untuk mendukung kehidupan yang berkelanjutan.

Tabel 3.4 Hasil pengamatan keanekaragaman flora

NoNama IlmiahNama lokalStatus PerlindunganJumlah Individu
IUCNCITES
1Foeniculum vulgareAdas--10
2Accorus calamus L.Jangu--10
3Orthosiphon aristatusKumis kucing--10
4Zingiber officinale var. rubrumJahe merah--10
5Cymbopogon citratusSerai--10
Jumlah Individu50
Jumlah Spesies5
Indeks Keanekaragaman1,609

Hasil pengamatan keanekaragaman flora di Area Konservasi Kehati Kantor Fuel Terminal Sanggaran dalam program Vertical TOGA menunjukkan adanya 50 individu dari 5 spesies tanaman obat keluarga, di mana setiap spesies memiliki 10 individu. Indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H') yang diperoleh dari hasil pengamatan ini adalah sebesar 1,609, yang mencerminkan tingkat keanekaragaman yang sedang. Indeks ini mengindikasikan bahwa meskipun jumlah spesies terbatas, distribusi jumlah individu di antara spesies tersebut cukup merata, sehingga menunjukkan stabilitas ekosistem yang dikelola dengan baik. Selain itu, tidak ada spesies yang terdaftar dalam status perlindungan IUCN atau CITES, yang menunjukkan bahwa tanaman yang ada di area ini tidak termasuk dalam kategori spesies yang terancam atau dilindungi secara internasional. Hal ini menggambarkan keberhasilan program dalam mengelola dan mempertahankan keanekaragaman hayati, khususnya untuk tanaman obat keluarga, di area konservasi tersebut.