Implementasi Sistem Sekat Bakar untuk Proteksi Aset Reforestasi Menggunakan Sistem Manajemen Resiko Kebakaran di Taman Hutan Raden Soerjo
Implementasi Sistem Sekat Bakar untuk Proteksi Aset Reforestasi Menggunakan Sistem Manajemen Resiko Kebakaran di Taman Hutan Raden Soerjo
Lokasi Program

Informasi Program
Program ini bertujuan untuk memulihkan ekosistem di lahan kritis seluas 12 hektar di Blok Eyang Semar, Tahura Raden Soerjo, melalui penanaman 4.000 pohon (Cemara Gunung dan Eucalyptus).
Untuk mengatasi risiko tinggi kebakaran di area yang didominasi alang-alang, program ini mengimplementasikan inovasi "Sekat Bakar Produktif dan Ekologis". Inovasi ini diwujudkan dengan menanam 1.846 bibit Gamal (Gliridia sepium) dalam dua baris di sekeliling area tanam.
Tujuannya tidak hanya untuk melindungi investasi program dari api, tetapi juga untuk meningkatkan kesuburan tanah dan menarik satwa liar baru seperti serangga penyerbuk dan burung, sehingga mempercepat pemulihan keanekaragaman hayati. Seluruh kegiatan dilaksanakan secara partisipatif bersama kelompok masyarakat KPT Wono Asri
Status Indeks Keanekaragaman Hayati (H’ Indeks)
Peningkatan Indeks Keanekaragaman Hayati baik untuk flora maupun fauna dari 0 ke nilai positif yang signifikan (1,136 dan 1,029) dalam waktu singkat (Januari-Juni 2025) menegaskan keberhasilan inovasi program ini. Angka ini secara kuantitatif membuktikan bahwa implementasi sistem sekat bakar yang terintegrasi dengan reforestasi telah berhasil mentransformasi lahan yang secara ekologis mati menjadi ekosistem yang sedang dalam proses pemulihan. Peningkatan H' tidak hanya merepresentasikan jumlah jenis dan individu yang hadir, tetapi juga distribusi kelimpahan antar spesies, yang menunjukkan ekosistem yang lebih seimbang dan tangguh terhadap gangguan

Dokumentasi
