NILAMARA (Nila Mandiri Masyarakat Bima)
NILAMARA (Nila Mandiri Masyarakat Bima)
Kegiatan pemberdayaan diarahkan untuk membangun kemandirian masyarakat melalui pengembangan potensi usaha perikanan, meningkatkan produktivitas penerima manfaat, serta membuka peluang tambahan pendapatan dari hasil budidaya ikan nila.
Metode Pemeliharaan
- Perencanaan program konservasi ikan nila
- Pelaksanaan program konservasi
- Monitoring dan Evaluasi
Metode Perhitungan
Semua data status flora diperoleh melalui survey dan pengamatan langsung di lapangan. Perhitungan menggunakan rumus indeks keanekaragaman hayati Shannon-Wiener.

Dimana :
H’= Indeks Keragaman Shannon-Wiener,
S = Jumlah spesies,
ni = Jumlah individu spesies-I,

Keterangan:
Status Perlindungan berdasarkan kategori :
- Peraturan Menteri LHK Nomor 106 tahun 2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar yang Dilindungi, v = dilindungi; - = tidak dilindungi
- IUCN Red List of Threatened Species, CR (Critically Endangered/Kritis), EN (Endangered/Genting), VU (Vulnerable/Rentan), NT (Near Threatened/Hampir Terancam), LC (Least Concern/ risiko rendah)
* Data sampai Bulan Juni 2026
Program NILAMARA memberikan dampak nilai guna langsung berupa hasil penjualan ikan nila dengan nilai ekonomi sebesar Rp. 70.875.000,00 pada tahun 2026. Perhitungan penghematan (total berat panen × harga jual per kg) adalah sebagai berikut.
- ikan Nila (Oreochromis niloticus)
- Jumlah ikan nila = 9.450 ekor
- Asumsi ukuran panen = 4 ekor per kg
- Total berat panen = 2.362,5 kg
- Harga jual per kg = Rp 30.000,00
(sumber harga mengacu pada kisaran harga jual ikan nila tingkat pembudidaya sekitar Rp 29.000 – Rp 30.000 per kg)
- Penghematan tahun 2026 = Rp 70.875.000,00
Sehingga, total penghematan dari program NILAMARA yang didapatkan pada program ini sebesar Rp. 70.875.000,00

Dokumentasi Kegiatan