Pertamina Patra Niaga Tanam 1.500 Bibit Mangrove, Perkuat Keanekaragaman Hayati di KEE Ujungpangkah

Gresik, 15 Februari 2024 — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27, PT Pertamina Patra Niaga melalui Bitumen Plant Gresik (BPG) meneguhkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui penanaman 1.500 bibit mangrove di Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Ujungpangkah, Kabupaten Gresik.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga dan meningkatkan kualitas ekosistem pesisir, khususnya melalui penguatan tutupan vegetasi mangrove sebagai habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna. Keberadaan ekosistem mangrove yang sehat memiliki peran penting dalam mendukung keanekaragaman hayati sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.

Penanaman mangrove dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan pekerja PT Pertamina Patra Niaga dan pemangku kepentingan terkait. Sebanyak 1.500 bibit mangrove ditanam di kawasan KEE Ujungpangkah yang merupakan salah satu kawasan penting bagi keberlangsungan ekosistem pesisir di Kabupaten Gresik.

Lebih dari sekadar menambah tutupan hijau, penanaman mangrove diharapkan dapat menciptakan dan memperluas habitat alami bagi berbagai organisme pesisir. Akar mangrove yang kompleks menjadi tempat berlindung, mencari makan, dan berkembang biak bagi berbagai biota seperti ikan, kepiting, moluska, serta beragam jenis burung dan organisme lainnya.

“Melalui momentum HUT ke-27 PT Pertamina Patra Niaga, kami ingin menghadirkan kontribusi yang memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan. Penanaman mangrove ini bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi juga tentang menjaga rumah bagi berbagai makhluk hidup dan mempertahankan keanekaragaman hayati di kawasan pesisir,” ujar Operation Head Bitumen Plant Gresik.

Ekosistem mangrove juga memiliki fungsi ekologis yang strategis. Selain menjadi habitat bagi berbagai spesies, mangrove berperan dalam melindungi garis pantai dari abrasi, menangkap sedimen, menjaga kualitas perairan, serta menyerap dan menyimpan karbon. Dengan demikian, keberadaan mangrove menjadi salah satu elemen penting dalam menjaga ketahanan ekosistem pesisir di tengah berbagai tekanan lingkungan.

Kegiatan penanaman 1.500 bibit mangrove ini sekaligus memperkuat upaya PT Pertamina Patra Niaga dalam menjalankan komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui aksi nyata pelestarian lingkungan. Upaya tersebut diharapkan dapat terus berkembang melalui pemeliharaan dan pemantauan keberlanjutan tanaman, sehingga manfaat ekologis yang dihasilkan dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Memasuki usia ke-27, PT Pertamina Patra Niaga terus berupaya menghadirkan pertumbuhan yang tidak hanya memberikan manfaat bagi operasional perusahaan, tetapi juga menciptakan nilai positif bagi lingkungan dan masyarakat. Melalui pelestarian ekosistem mangrove di KEE Ujungpangkah, perusahaan turut menjaga kekayaan keanekaragaman hayati pesisir untuk generasi mendatang.