Bawean EcoCatalyst Enzym
Bawean EcoCatalyst Enzym
Inovasi pemanfaatan air liur, air kencing, dan kotoran Rusa Bawean (Axis kuhlii) sebagai katalis bio-enzym untuk pembuatan media tanam organik yang digunakan dalam penanaman flora endemik Pulau Bawean seperti angsana, jati, kenari, dan jenis rumput pakan. Bahan-bahan tersebut mengandung enzim seperti amilase, protease, dan lipase serta senyawa selulosa yang dapat mempercepat penguraian bahan organik menjadi nutrisi yang lebih mudah diserap tanaman, memperbaiki struktur tanah, dan meningkatkan unsur hara (NPK dan C/N). Program ini menggantikan metode lama yang sebelumnya hanya menggunakan pupuk kompos/urea biasa
Metode Pemantauan Program
Pemantauan dilakukan melalui tahapan berikut:
- Pengumpulan Alat dan Bahan
- Pembuatan EcoCatalyst Enzym
- Penanaman Flora Endemik
- Monitoring dan Evaluasi
Berdasarkan hasil sensus flora pada program Bawean EcoCatalyst Enzym diperoleh data sebagai berikut:

Kenaikan Indeks H' dapat dilihat pada diagram berikut

Dokumentasi
